RESUME

MANAJEMEN KELAS di SD

Tentang

MENCIPTAKAN SUASANA KELAS YANG EFEKTIF

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjafNfiRv_I8GMMwOLqZiKpVa8Ex32q4L5B8XaoWafZRIVMcjeqwfL0u6b8kLoB_VWz3GdrLm2p9aKI-9whw0U51XgxWk-6GvE8JcwqQ7XiE8D6221Zb9156Wdy5WDUnq7WHqokedDTycU/s1600/download.jpg

Di Susun Oleh :

Tiara Wahyuni Saputri
:
1620231


Dosen Pembimbing:

Yessi Rifmasari, M.Pd


PROGRAM  STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN ADZKIA

PADANG

2019
MENCIPTAKAN SUASANA KELAS YANG EFEKTIF

            Membuat anak cinta belajar di sekolah memerlukan usaha yang tidak mudah. Kreatfitas guru sangat dibutuhkan. Membutuhkan pengalaman dan jam terbang yang tinggi untuk memahami rahasia ini.

1.      Ada interaksi antara guru dan anak didik saat pembelajaran
            tugas guru tidak hanya mentransfer ilmu. Tugas guru adalah membuat anak-anak didiknya terus berkembang, baik dari segi ilmu pengetahuan maupun ketrampilan. Kadang anak-anak memang perlu mendengarkan penjelasan guru. Namun guru juga perlu memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran

            misalnya adalah dengan cara memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya, menjawab pertanyaan, ataupun memperagakan sesuatu. Pembelajaran interaktif sangat disukai anak-anak, karena mereka akan merasa bosan bila terlalu lama mendengarkan. Untuk mempermudah interaksi dengan anak-anak, kita bisa mengajarkan kepada anak lagu-lagu yang bisa membuat anak-anak bergerak sambil bernyanyi.

            misalnya lagu berjudul main musik (memperagakan cara bermain alat musik sambil bernyanyi), asyiknya bersekolah (memperagakan betapa senangnya hati bisa bersekolah), atau petani (memperagakan gerakan petani yang sedang bekerja).

2.      Memberikan Kesempatan Kepada Siswa Untuk Melakukan Praktek
            Rasa penasaran anak-anak masih sangat tinggi. Apalagi bila mereka diberikan kesempatan untuk energi extra mereka untuk mepraktekkan ilmu yang mereka dapat. Pasti mereka akan sangat bersemangat. Metode ini bernama “learning by doing”. Metode pembelajaran yang berorientasi pada “siswa melakukan” anak-anak tidak hanya akan ingat atau hafal akan materi pelajaran yang kita ajarkan, namun mereka juga akan memahami dan mengingat atau hafal dalam jangka waktu yang lebih lama, dan secara nyata memahami aplikasi dari ilmu yang mereka pelajari dalam hidup sehari-hari. Metode ini sangat cocok bagi anak-anak yang masih membutuhkan sarana untuk menyalurkan energi mereka.

3.      Menarik minat siswa dengan mengatakan manfaat suatu materi pembelajaran
            Sebelum memulai pelajaran, kita perlu menjelaskan kepada anak-anak didik akan manfaat dari materi pelajaran yang hendak kita ajarkan. Misalnya saat kita belajar tentang bermacam-macam pekerjaan. Kita perlu menjelaskan alasan mengapa kita perlu belajar tentang aneka pekerjaan, yaitu supaya kita bisa semakin bersemangat dalam meraih cita-cita, atau sikap pantang menyerah dalam meraih cita-cita karena ada banyak profesi yang bisa kita pilih bila mengalami kegagalan.

4.      Sifat humoris
            Siswa mana yang tidak suka guru yang lucu? Untuk meningkatkan semangat mereka, kita bisa memberikan humor segar di tengah-tengah pengajaran yang kita berikan. Sifat humoris seorang guru juga bisa memberikan efek kedekatan antara siswa dan guru. Semakin murid merasa dekat dengan gurunya, maka apa yang disampaikan oleh gurunya akan lebih mudah diserap oleh muridnya.

5.      Selalu melakukan inovasi dan berkreasi
            Ada banyak cabang seni yang bisa kita manfaatkan untuk mengajar. Yaitu cabang seni rupa, seni gerak (tari), seni musik, dan seni kerajinan tangan. Keempat cabang seni tersebut bisa kita pakai sebagai media pembelajaran yang kreatif. Misalnya bila anak-anak didik sedang belajar tentang alam, kita bisa mengajak mereka menggambar keindahan alam, bernyanyi tentang keindahan alam, menari dengan tema hewan atau tumbuhan, dan lainnya. Kombinasi atau integrasi antara kesenian dan mata pelajaran lainnya memang akan menjadi suatu kemasan yang menarik. Aneka aktivitas menarik bisa kita lakukan bersama anak-anak didik. Salah satunya adalah aktivitas mendongeng. Jangan lupa, berikan dongeng yang memiliki nilai edukatif kepada anak.


Komentar

Posting Komentar