TUGAS
MANAGEMENT KELAS di SD
Tentang
Masalah Dalam Kelas dan Upaya Pemecahannya
Disusun Oleh
Tiara
Wahyuni Saputri
( 1620231)
PGSD
Dosen Pengampu :
Yessi Rifmasari, M.Pd
PENDIDIKAN
GURU SEKOLAH DASAR
STKIP ADZKIA
PADANG
2019
MASALAH DALAM KELAS DAN UPAYA PEMECAHANNYA
A.
Kebijakan Penanganan
Masalah Dalam Kelas
1. Melakukan
pendekatan terhadap siswa
Maksudnya yaitu dalam melakukan
pendekatan kepada siswa guru bias melakukan pendekatan melalui bimbingan
konseling. Maksud konseling disini yaitu guru leih dekat dengan siswa serta
memahami dan dapat memberiksn arahan serta solusi tarhadap permaslahan yang
dihadapi oleh siswa tersebut dengan cara ini siswa dapat mampu menceritakan
kepada gurunya tentang permasalahan yang sedang dihadapinya.
2. Pencarian data
tentang masalah siswa
Bisa dilakukan dengan cara berkomunikasi dengan orang tua siswa yaitu
dengan menanyakan kepada orang tua siswa bagaimana keseharian anak tersebut
jika dirumah maupun dilingkungan sekitaarnya.
3. Melakuykan
konsultasi secara pribadi
Kita sebagai seorang guru bias
memanggil siswa kedalam ruangan yang diamana diruangan itu hanya ada
guru dan siswa yang bermasalah saja, dan jangan menegur atau menanyakan masalah
anak tersebut didepan siswa yang lain, karena itu bisa membuat anak tersebut
gangguan mental.
B.
Macam-Macam
Permasalahan Dalam Manajemen Kelas
a. Masalah
perorangan
Penggolongan masalah individual ini didasarkan atas anggapan dasar bahwa
tingkah laku manusia itu mengarah pada pencapaian suatu tujuan. Adapun
masalah-masalah individu tersebut yaitu:
a) Jika guru
merasa terganggu (bosan) dengan tingkah laku seorang siswa, hal itu merupakan
tanda bahwa siswa yag bersangkutan mungkin mengalami maslah mencari perhatian
b) Jika guru
merasa terancam ( merasa dikalahkan), hal itu merupakan tanda bahwa siswa yang
bersangkutan mungkin mengalami masalah mencari kekuasaan
c) Jika guru
merasa amat disakiti, hal itu merupakan tanda bahwa siswa yang bersangkutan
mungkin mengalami masalah menuntut balas
d) Jika guru
merasa tidak mampu menolong lagi, hal itu merupakan tanda bahwa siswa yang
bersangkutan mungkin mengalami masalah ketidakmampuan.
b. Masalah
kelompok
Ada tujuh masalah dalam kelompok yang berkaitan
dengan manajemen kelas yaitu:
a) Kurangnya
kekompakan
Kurangnya kekompakan ditandai dengan adamya kekurang-cocokan (konflik)
diantara para anggota kelompok.
b) Kesuulitan
mengikuti peraturan kelompok
Jika suasana kelas menunjukan bahwa siswa-siswa tidak mematuhi
aturan-aturan kelas yang telah ditetapkan, maka masalah yang kedua muncul,
yaitu kekurangmampuan mengikuti peraturan kellompok
c) Reaksi negative
terhadap sesame anggota kelompok
Reaksi negative terhadap anggota kelompok terjadi apabbila ekspresi yang
bersifat kasar yang dilontarkan terhadap
anggota kelompok yang tidak diterima oleh kelompok itu, anggota kelompok yang
menyimpang dari aturan kelompok atau anggota kelompok yang menghambat kegiatan
kelompok.
d) Penerimaan
kelas (kelompok) atas tingkah laku yang menyimpang
e) Kegiatan
anggota atau kelompok yang menyimpang dari ketentuan yang telah ditetapkan
f) Kurangnya
semangat
g) Ketidakmampuan
menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan
C.
Solusi Dalam Mengatasi
Permasalahan Manajemen Kelas
Untuk mengatasi masalah dalam manajemen kelas ,
ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan, diantaranya yaitu:
1) Behavior-
Modification Approach
Asumsi
yang mendasari penggunaan pendekatan ini adalah bahwa perilaku “baik” dan
“buruk” individu merupakan hasil belajar. Upaya memodifikasi perilaku dalam
manajemen kelas dilakukan melalui positive reinforcement ( untuk membina
perilasku positif) dan negative reinforcement ( untuk membina perilaku negatif)
2) Socio-
Emotional Climate Approach ( Humanistic Approach)
Asumsi yang mendasari penggunaan pendekatan ini adalah bahwa proses
belajar mengajar yang baik didasari oleh adanya hubungan interpersonal yang
baik antar peserta didik- guru dan atau peserta didik- peserta didik daanguru
menduduki posisi penting bagi terbentuknya iklim sosio-emosional yang baik.
3) Group Process
Approach
Asumsi yang mendasari pendekatan ini adalah bahwa
pengalaman belajar berlangsung dalam konteks kelompok social dan tuugas guru
adalah membina dan memelihara kelompok yang produktif dan kohesif.
4) Pendekatan otoriter
Pandangan yang otoriter dalam pengelolaan kelas
merupakan seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan dan mempertahankan
ketertiban susasana kelas.
5) Pendekatan
permisif
6) Pendekatan yang
permisif
Dalam pengelolaan kelas merupakan seperangkat
kegiatan penajar yang memaksimalkan kebebasan peserta didik untuk melakukan
sesuatu.
7) Pendekatan membiarkan
dan memberi kebebasan
Sekali lagi pengajar memandang peserta
didiktelah mampu melakukan sesuatu dengan prosedur yang benar.” Biarlah mereka
bekerja sendiri dengan bebas” ndemikian pegangan pengajar dalam mengelola
kelas.
DAFTAR RUJUKAN
Almasawi, dkk. 2010.
Masalah-Masalah Dalam Manajemen Kelas.
Ekosiswoyo, Rasdi. 2000.Manajemen
Kelas. Semarang: CV.Ikip. Semarang Press
Materinya sangat membantu kaka
BalasHapusSangat membantu kak
BalasHapusBagus karya tulisnya
BalasHapusBagus dan mudah dipahami materinya.
BalasHapusSaya mau tanya menurut bu tiara cara mengatasi masalah manajemen kelas yang baik bagaimana
Matrinya Bagus dan sangat membantu sekali
BalasHapusBagus sekalii
BalasHapus