RESUME
MANAJEMEN KELAS di SD
Tentang
MANAJEMEN KELAS


OLEH:
Tiara Wahyuni Saputri
(1620231)
PGSD

DOSEN PENGAMPU : Yessi Rifmasri, M.Pd

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR ( PGSD )
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
( STKIP ) ADZKIA
2018/2019

MANAJEMNE KELAS
A.    KONSEP MANAJEMEN KELAS
Manajemen adalah suatu proses pengelolaan atau pengaturan yang menggunakan  kemampuan dan keterampilan yang di miliki oleh seseorang untuk melakukan suatu kegiatan yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan evaluasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.
Sedangkan Menurut Arikunto, Kelas merupakan sekelompok siswa yang pada waktu yang sama menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama. Dan yang di maksud dengan kelas, bukan hanya kelas yang merupakan ruanga yang di batasi dinding tempat para siswa berkumpul bersama untuk mempelajari segala yang disajikan oleh pengajar.
Secara sederhana, Kelas dapat diartikan sebagai unit kerja terkecil disekolah yang digunakan sebagai tempat untuk kegiatan pembelajaran. Disamping itu, Menurut Hadari Nawawi, Kelas terdiri dari 2 sudut, yaitu :
1.      Kelas dalam arti sempit.
Merupakan ruangan yang dibatasi oleh empat dinding, tempat sejumlah siswa berkumpul untuk mengikuti Proses Belajar Mengajar.
2.      Kelas dalam arti luas.
Merupakan suatu masyarakat kecil yang merupakan bagian dari masyarakat sekolah, yang sebagai satu kesatuan diorganisir menjadi unit kerja yang secara dinamis menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar yang kreatif untuk mencapai suatu tujuan.
Jadi, dapat di simpulkan bahwa Kelas diartikan sebagai kegiatan belajar yang diberikan guru dalam suatu tempat, ruangan, tingkat dan wakyu yang sama.
Pengertian Manajemen Kelas Menurut para ahli antara lain sebagai berikut :
1.      Menurut Johanna Kasin, dalam bukunya Drs. A. Tabrani.
Mengatakan bahwa Manajemen Kelas adalah usaha dari pihak guru untuk menata kehidupan kelas dimulai dari perencanaan kurikulum, penataan prosedur dan sumber belajar, pengaturan lingkungan, dan mengantisispasi masalah-masalah yang mungkin timbul.
2.      Menurut Dr. Suharsimi Arikunto
Berpendapat bahwa Manajemen Kelas adalah suatu usaha yang dilakukan oleh penanggung jawab kegiatan belajar mengajar atau yang membantu dengan maksud agar dicapainya kondisi yang optimal, sehingga dapat terlaksana kegiatan belajar yang diharapkan.
3.      Menurut Moh. Uzer Usman
Manajemen Kelas merupakan keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa Manajemen Kelas adalah suatu proses atau upaya yang dilakukan oleh seseorang guru secara sistematis untuk menciptakan dan mewujudkan kondisi kelas yang dinamis dan kondusif dalam rangka menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien.
B.     TUJUAN MANAJEMEN KELAS
Manajemen Kelas pada umumnya bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Adapun kegiatan pengelolaan fisik dan pengelolaan sosio-emosional merupakan bagian dalam pencapaian tujuan pembelajaran dan belajar siswa.
Tujuan Manajemen Kelas Menurut Mulyadi antara laian sebagai berikut :
1.      Mewujudkan situasi dan kondisi kelas, sebgai lingkungan pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan kemampuan mereka semaksimal mungkin.
2.      Menghilangkan berbagai hambatan yang dapat menghalangi terwujudnya interaksi pembelajaran.
3.      Menyedikan dan mengatur fasilitas serta media pembelajaran yang mendukung dan memungkinkan peserta didik belajar sesuai dengan lingkungan social, emosional, dan intelektual mereka dalam kelas.
4.      Membina dan membimbing siswa sesuai dengan latar belakang social, ekonomi, budaya dan sifat – sifat individunya.
Jadi, Manajemen Kelas bertujuan untuk menciptakan kondisi di dalam kelompok kelas yang berupa lingkungan kelas yang baik, yeng memungkinkan sisw berbuat sesuai dengan kemampuannya.
Sedangkan tujuan Manajemen Kelas secara khusus dibagi menjadi dua yaitu tujuan untuk siswa dan guru.
Tujuan untuk Siswa :
1.      Mendorong siswa untuk mengembangkan tanggung jawab individu terhadap tingkah lakunya dan kebutuhan untuk mengontrol diri sendiri.
2.      Membantunsiswa mengetahui tingkah laku yang sesuai dengan tata tertig kelas dan memahami bahwa teguran guru merupakan suatu peringatan dan bukan kemarahan.
3.      Membangkitkan rasa tanggung jawab untuk melibatkan diri dalam tugas maupun pada kegiatan yang diadakan.
Tujuan untuk Guru :
1.      Untuk mengembangkan pemahaman dalam penyajian pelajaran dengan pembukaan yang lancer dan kecepatan yang tepat.
2.      Untuk dapat menyadari akan kebutuhan siswa dan memiliki kemampuan dalam member petunjuk secara jelas kepada siswa.
3.      Untuk mempelajari bagaimana merespon secara efektif terhadap tingkah laku siswa yang menganggu.
4.      Untuk memiliki strategi remedial yang lebih komprehensif yang dapat digunakan dalam hubungan dengan  masalah tingkah laku siswa yang muncul di dalam kelas.

C.    PROSES MANAJEMEN KELAS
Proses manajemen kelas adalah penyusunan rangkaian kegiatan yang dilakukan guru sebagai manajer/ pemimpin pembelajaran dikelas adalah:
1.      Merencanakan Pembelajaran
Perencanaan adalah menentukan apa yaang akan dilakukan. Perenacanaan mengandung rangkaian-ragkain putusan yang luas dan penjelasan-penjelasan dari tujuan, penentuan kebijakan, penentuan program, penentuan metode-metode, dan prosedur tertentu dan penentuan kegiatan berdasarkan jadwal sehari-hari.
Bertolak dari hal tersebut bahwa perencanaan terdapat rangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dalam konteks perenanaan pembelajaran berkaitan dengan penyusunan langkah-langkah dalam pencapaian tujuan pembelajaran siswa yang dilakukan guru dalam membimbing, membina, membantu dan mengarahkan siswa supaya mau menngikuti kegiatan pembelajaran. perencanaan pembelajaran berkaitan dengan rumusan tujuan yang akan diacapai siswa atau hasil belajar siswa.
Fungsi guru dalam merencanakan pembelajaran berorientasi pada karakteristik siswa yang dapat dilakukan adalah untuk membangkitkan motivasi belajar siswa secara aktif.
2.      Merumuskan Tujuan Pembelajaran
Dalam hal ini guru dituntut untuk menguasai dan mengetahui tentang tujuan yang selama ini menjadi acuan dalam rumusan pencapaian tujuan pembelajaran.
Berdasarkan Taksonomi Bloom klasifikasi rumusan tujuan pembelajaran dapat dikelompokan kedalam 3 ranah, yaitu:
1)      Kognitif yang mencangkup tujuan yang berhubungan dengan recall, pengetahuan, kemampuan intelektual.
2)      Afektif, yang mencangkup tujuan yang berhubungan dengan perubahan-perubahan sikap, nilai, perasaan, dan minat.
3)      Psikomotorik, yang mencangkup tujuan yang berhubungan dengan kemampuan gerak yang berhubungan dengan keterampilan.
Dari ketiga ranah tujuan tersebut, yaitu kemungkinan-kemungkinan hasil belajar siswa dalam bentuk tingkah laku yaang diperoleh setelah pembelajaran.  rumusan tujuan pembelajaran dan diorientasikan berdasarkan analisis terhadap kebutuhan dan kemampuan siswa.
3.      Memilih Materi Pokok Pembelajaran
Materi pokok yang dibuat berdasarkan pada pencapain tujuan pembelajaran. Materi pokok pembelajaran merupakan alat bahkan sekaligus yang menjadi proses pengalaman bagi siswa selama mengikuti proses pembelajaran. Dengan kata lain materi pokok pembelajaran adalah pokok-pokok materi yang harus dipelajari siswa sebagai sarana dalam pencapaian kompetensi dasar yang disusun berdasarkan indikator hasil belajar.
4.      Menentukan Strategi Pembelajarn
Yaitu, merupakan cara guru dalam cara penyampaian materi yang telah dibuat tadi untuk lebih mudah disampaikan kepada siswa dengan cara seefektif mungkin. Berbagai cara yang dilakukan guru dalam penyampaian materi ini adalah meggunakan metode yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan siswa yang menjadi subyek belajar.
Roestiyah berpendapat bahwa didalam proses belajar mengajar guru harus memiliki strategi agar siswa dapat belajar secara efektif dan efisien, mengena pada tujuan yang diharapkan. Salah satu lagkah untuk menggunakan strategi itu adalah harus menguasai teknik-teknik penyajian atau yang biasa disebut dengan metode.
5.      Membuat Evaluasi/Penilaian
Evaluasi disini merupakan alat untuk mengukur sejauh mana kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan apakah sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan atau tidak. Dalam proses pembelajaran evaluasi sangat diperlukan oleh guru.
Menurut Winarno Surakhmat yang menjadi perhatian dalam pembelajaran adalah media evaluasi yang ditujukan untuk menilai sampai dimanakah tujuan pelajaran telah dicapai, bai, dari sudut guru mauoun dari sudut guru.  Dalam proses pembelajaran, evaluasi tidak dapat dipisahkan, evaluasi untuk menilai keberhasilan pencapaian tujuan pebelajaran yang harus dilakukan terus menerus.
6.      Melaksanakan Pembelajaran
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran merupakan realisasi kegiatan yang telah direncanakan atau dipersiapkan sebelumnya. Oleh karena itu dalam pelaksanaan pembelajaran faktor guru sangat dominan berpengaruh terhadap aktivitas belajar siswa. Tugas dan tanggung jawab guru dalam pelaksanaan pembelajaran meliputi:
a)      Kegiatan Awal
Pada kegiatan ini guru berhadapan langsung dengan situasi dan kondisi yang menjadi tempat kegiatan dalam pembelajaran.
b)      Menciptakan Iklim Kelas
Dalam menciptakan kondisi kelas ini diutamakan guru harus dapat mengorganisir sumber0sumber potensi yang menjadi bagian dari proses pembelajaran.
c)      Membuka Pembelajaran
Setelah menciptakan iklim kelas diangggap cukup, selanjutnya, membuka materi pembelajaran yang akan disajikan.
d)     Mengevaluasi Pembelajaran
Evaluasi adalah suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai dari pada sesuatu. Evaluasi belajar adalah suatu tindakan untuk menentukan nilai hasil belajar siswa dalam pencapaian tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.

D.    STRATEGI MANAJEMEN KELAS
Strategi manajemen kelas adalah polas atau siasat, yang menggambarkan langkah-langkah yang digunakan guru dalam menciptakan dan mempertahankan kondisi kelas agar tetap kondusif, sehingga siswa dapat belajar secara optimal, aktif dan menyenangkan dengan efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembelajaran. Strategi manajemen kelas adalah kegiatan menciptakan, mempertahankan, dan mengembalikan kondisi yang optimal dalam proses pembelajran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien.
Ragam strategi manajemen kelas meliputi:
1.      Penataan Lingkungan Belajar
Lingkungan belajar dikelas sebagai situasi buatan yang berhubungan dengan proses pembelajaran atau konteks terjadinya pengalaman belajar, dapat diklasifikasikan dalam lingkungan (keadaan) fisik dan lingkungan sosial.
Pengelolaan lingkungan fisik meliputi penataan ruang kelas, pengaturan tempat duduk, ventilasi dan pengaturan cahaya yang cukup menjamin kesehatan siswa dan pengaturan penyimpanan barang yag diatur sedemikian rupa sehingga barang-barang tersebut dapat digunakan. Pengelolaan lingkungan sosial meliputi interaksi guru dan siswa, siswa dengan siswa, guru, serta lingkugan sekitar.
2.      Cara Pengajaran Guru
Dalam rangka memelihara kondisi dan suana belajar yang kondusif, maka guru harus mampu memilih cara yang tepat dalam pelaksanaan pembelajaran. karena mengaja adalah hal kompleks dan melibatkan peserta didik yang bervariasi, maka seorang pendidik harus mampu dan menguasai berbagai strategi dan perspektif dan dapat serta dapat mengaplikasikannya secara fleksibel.dalam hal ini guru harus mampu menguasai materi pembelajaran, strategi pelajaran, mempunyai keahlian mengelola kelas, keahlian motivasial, keahlian komunikasi, dan dapat bekerja secara efektif dengan murid dari latar belakang kultural yang beragam. Upaya peningkatan kualitas pembelajaran dapat ditempuh dengan bentuk strategi pembelajaran seperti:
a)      Strategi pemblejaran seluruh kelas
b)      Strategi pembelajaran kelompok kecil
c)      Strategi pembelajaran dengan bekerja berpasangan
d)     Strategi pembealajarn individu
3.      Pengaturan Perilaku dan Pemberian Motivasi kepada Siswa
Sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan kan lingkungan dimana siswa berinteraksi, diharapkan mampu membentuk sikap dan perilaku siswa yang baik. Dalam prosesnya, seringkali muncul perilaku siswa yang mengganggu kondisi kelas. Oleh karena itu, guru dapat menerapkan sistem reward dan punishment. Reward ataw penghargaan diberikan kepada siswa yang berprestasi dan berperilaku baik, sedangkan Punishment atau hukuman diberikan atau ditujukan kepada siswa yang melanggar peraturan. Reward dan Punishment berfungsi untuk menumbuhkan motivasi siswa.
Seorang guru harus mempunyai strategi untuk memotivasi siswa-siswa dalam pembelajaran. Menurut Chatarina ada beberapa strategi motivasi belajar siswa antara lain:
a)      Membangkitkan minat belajar
b)      Mendorong rasa ingin tahu
c)      Menggunakan variasi metode penyajian menarik
d)     Membantu siswa dalam merumuskan tujuan pembelajaran.


DAFTAR RUJUKAN
Afriza,M.Pd. 2014. Manajemen Kelas. Pekanbaru: Kreasi Edukasi
Danim, Sudarwa. 2010. Inovasi Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia
Suryana,Asep. 2006. Bahan Belajar Mandiri Manajemen Kelas. Universitas
Pendidikan Indonesia
Syafaruddin dan Nasution. 2005. Manajemen Pembelajaran. Jakarta: Quantum
Teaching





















Komentar

  1. Bagaimana ciri manajemen kelas yang berhasil dilakukan??

    BalasHapus
  2. Sangat bermanfaat dan membantu ๐Ÿ‘

    BalasHapus
  3. Artikelnya sangat bagus dan bermanfaat..serta penyusunan tata letak kalimat sangat mudah untuk dipahami..
    Maacih.:-)

    BalasHapus
  4. Materinya mudah di pahami..dan dapat membantu saya

    BalasHapus
  5. Sangat membantu dalam membuat tugas aku, terima kasih ๐Ÿ™‚

    BalasHapus
  6. Materinya sangat bermanfaat untuk dipelajari๐Ÿ‘

    BalasHapus
  7. terimakasih materinya snagat membantu sekali kak

    BalasHapus
  8. Materinya sangat bermanfaat untuk dipelajari dan sangat membantu dan mudah dipahami

    BalasHapus
  9. materi yang disajikan mudah di pahami dan metode manajemen kelas yang di gunakan juga bervariasi ๐Ÿ‘Œ

    BalasHapus
  10. Bagus dan mudah di pahami
    Saya mau tanya menurut mbak manajemen kelas yang baik itu gmna ya
    #salam tanah ๐ŸŒJawa

    BalasHapus
  11. Artikel nya bagus dan cukup membantu

    BalasHapus

Posting Komentar