TUGAS
MANAJEMEN
KELAS DI SD
Tentang
Menciptakan
Suasana Kelas Yang Efektif

OLEH :
TIARA WAHYUNI
SAPUTRI
1620231
DOSEN PENGAMPU
: YESSI RIFMASARI M.Pd
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU
SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN ADZKIA PADANG
2019/2020
MENCIPTAKAN SUASANA PEMBELAJARAN
YANG EFEKTIF DAN MENYENANGKAN BAGI SISWA
A.
Kondisi Belajar yang Efektif
Guru sebagai pembimbing diharapkan mampu menciptakan kondisi yang
strategi yang dapat membuat peserta didik nyaman dalam mengikuti proses
pembelajaran tersebut. Dalam menciptakan kondisi yang baik, hendaknya guru
memperhatikan dua hal: pertama, kondisi internal merupakan kondisi yang ada
pada diri siswa itu sendiri, misalnya kesehatan, keamanannya, ketentramannya,
dan sebagainya. Kedua, kondisi eksternal yaitu kondisi yang ada di luar pribadi
manusia, umpamanya kebersihan rumah, penerangan serta keadaan lingkungan fisik
yang lain.
Untuk dapat belajar yang efektif diperlukan lingkungan fisik
yang baik dan teratur, misalnya ruang belajar harus bersih, tidak ada bau-bauan
yang dapat mengganggu konsentrasi belajar, ruangan cukup terang, tidak gelap
dan tidak mengganggu mata, sarana yang diperlukan dalam belajar yang cukup atau
lengkap. Dalam mewujudkan kondisi pembelajaran yang efektif, maka perlu
dilakukan langkah-langkah berikut ini:
1.
Melibatkan
Siswa secara Aktif
Aktivitas
belajar siswa dapat digolongkan ke dalam beberapa hal, antara lain:
a)
Aktivitas
visual, seperti membaca, menulis, melakukan eksprimen.
b)
Aktivitas
lisan, seperti bercerita, tanya jawab.
c)
Aktivitas
mendengarkan, seperti mendengarkan penjelasan guru, mendengarkan pengarahan
guru.
d)
Aktivitas
gerak, seperti melakukan praktek di tempat praktek.
e)
Aktivitas
menulis, seperti mengarang, membuat surat, membuat karya tulis.
Aktivitas kegiatan pembelajaran siswa di kelas hendaknya lebih
banyak melibatkan siswa, atau lebih memperhatikan aktivitas siswa. Berikut ini
cara meningkatkan keterlibatan siswa : Tingkatkan partisifasi siswa dalam
kegiatan pembelajaran dengan cara menggunakan berbagai teknik mengajar. Berikanlah
materi pelajaran yang jelas dan tepat sesuai dengan tujuan pembelajaran. Usahakan
agar pembelajaran lebih menarik minat siswa. Untuk itu guru harus mengetahui
minat siswa dan mengaitkannya dengan bahan pembelajaran.
2.
Menarik
Minat dan Perhatian Siswa
Kondisi
pembelajaran yang efektif adalah adanya minat dan perhatian siswa dalam
belajar. Minat merupakan suatu sifat yang relatif menetap pada diri seseorang.
Minat ini besar sekali pengaruhnya terhadap belajar, sebab dengan minat
seseorang akan melakukan sesuatu yang diminatinya. Sebaliknya tanpa minat
seseorang tidak mungkin melakukan sesuatu. Keterlibatan siswa dalam
pembelajaran erat kaitannya dengan sifat, bakat dan kecerdasan siswa.
Pembelajaran yang dapat menyesuaikan sifat, bakat dan kecerdasan siswa
merupakan pembelajaran yang diminati.
3.
Membangkitkan
Motivasi Siswa
Motif adalah semacam daya yang terdapat dalam diri seseorang yang
dapat mendorongnya untuk melakukan sesuatu. Sedang motivasi adalah suatu proses
untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan atau tingkah laku untuk
memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan. Tugas guru adalah bagaimana
membangkitkan motivasi siswa sehingga ia mau belajar. Berikut ini beberapa cara
bagaimana membangkitkan motivasi siswa :
a)
Guru
berusaha menciptakan persaingan diantara siswanya untuk meningkatkan prestasi
belajarnya;
b)
Pada
awal kegiatan pembelajaran, guru hendaknya terlebih dahulu menyampaikan kepada
siswa tentang tujuan yang akan dicapai dalam pembelajaran tersebut, sehingga
siswa terpancing untuk ikut serta didalam mencapai tujuan tersebut.
c)
Guru
berusaha mendorong siswa dalam belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran.
d)
Guru
hendaknya banyak memberikan kesempatan kepada siswa untuk meraih sukses dengan
usahanya sendiri;
e)
Guru
selalu berusaha menarik minat belajar siswa.
f)
Sering-seringlah
memberikan tugas dan memberikan nilai seobyektif mungkin.
4.
Memberikan
pelayanan individu Siswa
Perlunya
keterampilan guru di dalam memberikan variasi pembelajaran agar dapat diserap
oleh semua siswa dalam berbagai tingkatan kemampuan, dan disini pulalah perlu
adanya pelayanan individu siswa. Memberikan pelayanan individual siswa bukanlah
semata-mata ditujuan kepada siswa secara perorangan saja, melainkan dapat juga
ditujukan kepada sekelompok siswa dalam satu kelas tertentu. Sistem pembelajaran
individual atau privat, belakangan ini memang cukup marak dilakukan melalui
les-les privat atau melalui lembaga-lembaga pendidikan yang memang khusus
memberikan pelayanan yang bersifat individual.
5.
Menyiapkan
dan Menggunakan berbagai Media dalam Pembelejaran
Alat
peraga/media pembelajaran adalah alat-alat yang digunakan guru ketika mengajar
untuk membantu memperjelas materi pelajaran yang disampaikan kepada siswa dan
mencegah terjadinya verbalisme pada diri siswa. Pembelajaran yang efektif harus
mulai dengan pengalaman langsung yang yang dibantu dengan sejumlah alat peraga
dengan memperhatikan dari segi nilai dan manfaat alat peraga tersebut dalam
membantu menyukseskan proses pembelajaran di kelas. Di dalam menyiapkan dan
menggunakan media atau alat peraga, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,
sebagai berikut :
a)
Alat
peraga yang digunakan hendaknya dapat memperbesar perhatian siswa terhadap
materi pelajaran yang diasjikan.
b)
Alat
peraga yang dipilih hendaknya sesuai dengan kematangan dan pengalaman siswa
serta perbedaan individual dalam kelompok.
c)
Alat
yang dipilih hendaknya tepat, memadai dan mudah digunakan.
B.
Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan
1. Ciptakan iklim yang nyaman buat anak didik Anda
Iklim yang nyaman akan menghilangkan
kecanggungan siswa, baik sesama guru maupun antar siswa sendiri. Hal ini juga
bisa mendorong siswa untuk mengajukan pertanyaan, sehingga komunikasi antara
pendidik dan anak didik dapat terbangun. Sebagai pengajar, Anda dapat
menjelaskan kepada siswa bahwa tidak akan ada siswa lain yang akan mengejek
ketika ia bertanya. Beri motivasi kepada siswa bahwa dengan bertanya, akan
memudahkannya untuk lebih mengetahui tentang sesuatu hal daripada hanya diam
mendengarkan.
2. Dengarkan dengan serius
setiap komentar atau pertanyaan yang diajukan oleh siswa Anda.
Jika
siswa Anda mengajukan pertanyaan, sebisa mungkin fokus dan memperhatikannya.
Meski sederhana, hal ini akan menumbuhkan kepercayaan diri siswa karena ia
merasa diperhatikan. Seringkali siswa merasa kurang percaya diri sehingga
enggan untuk memberikan kontribusi di dalam kelas. Nah, tugas Anda sebagai
pengajar, membangun kepercayaan diri siswa dengan menunjukkan
perhatian-perhatian saat siswa merasa sedang ingin didengarkan.
3. Jangan ragu memberikan pujian kepada siswa
Anda
juga bisa mencoba dengan memuji setiap komentar yang diajukan oleh anak didik
Anda. Misalnya, "Oh, itu ide yang sangat bagus" ,atau "Pertanyaan
kamu bagus, itu tidak pernah saya pikirkan sebelumnya”.
4. Beri pertanyaan yang mudah dijawab
Jika
hal di atas belum juga berhasil untuk mengajak siswa memberikan komentar atau
pertanyaan, giliran Anda untuk mengajukan pertanyaan memancing yang bisa
membuat anak didik Anda tidak lagi bungkam di dalam kelas. Pastikan pertanyaan
Anda mampu dijawab oleh siswa, sehingga saat menjawab secara tidak langsung
melatih siswa untuk berbicara. Saat siswa sudah mulai merespon, beri senyum
kepada siswa yang sudah berkomentar. Hal ini akan mengurangi rasa canggung yang
biasa ia perlihatkan.
5. Biarkan siswa mengetahui
pelajaran sebelum kelas dimulai
Minta
agar para siswa mempelajari bahan yang nantinya akan Anda tanyakan. Sehingga,
ia akan mempersiapkannya terlebih dulu. Jika saat anda bertanya dan
para siswa tidak merespon, ubah format pertanyaan anda yang hanya membutuhkan
jawaban "ya" atau "tidak".
6. Controlling
Kontrol
para siswa dengan alat kontrol yang Anda miiliki. Gunanya adalah untuk
mengetahui seberapa banyak siswa yang biasanya berpartisipasi dalam kelas. Jika
Anda menemukan beberapa siswa yang tingkat partisipasinya dalam kelas sangat
kurang, maka ajak ia berkomunikasi secaraa pribadi. Mungkin dengan begitu ia
akan merasa percaya diri. Selain itu, jika yang Anda temukan hanyalah
permasalahan kurang percaya yang menjadikannya diam selama kelas berlangsung,
maka tugas Anda selanjutnya adalah memberi ia tugas yang bisa membantunya untuk
berkomunikasi. Misalnya, tugas berpidato dalam kelas.
Selain
itu, keakraban antara guru dan siswa sangat menentukan keberhasilan belajar
bagi siswa. Jika hal ini terjalin suasana belajar akan lebih santai dan siswa
akan lebih mudah menangkap pelajaran. Siswa tidak akan merasa sungkan bertanya
jika mereka tidak mengerti karena salah satu jalan membuat siswa cepat mengerti
adalah dengan cara bertanya. Mengajar kelompok kecil dan perorangan merupakan
suatu bentuk pembelajaran yang memungkinkan guru memberikan perhatian terhadap
setiap peserta didik, dan menjalin hubungan yang lebih akrab antara guru dengan
peserta didik maupun antara peserta didik dengan peserta didik yang lain.
Khusus dalam melakukan pembelajaran perorangan perlu diperhatikan kemampuan dan
kematangan berfikir peserta didik, agar apa yang disampaikan bisa diserap dan
diterima oleh peserta didik. Penguasaan terhadap semua ketrampilan mengajar di
atas harus utuh dan terintegrasi, sehingga diperlukan latihan yang sistematis,
misalnya melalui pembelajaran mikro.
DAFTAR PUSTAKA
Slameto.
1995. Belajar dan Faktor - Faktor Belajar yang Mempengaruhi.
Jakarta. rineka cipta.
Sri
Esti Wuryani Djiwandono. 2002. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT
Grasindo.
Departemen
Pendidikan Nasional.2003. Kegiatan Belajar Mengajar Yang Efektif. Jakarta
Departemen Pendidikan Nasional.
http://andybandex.blogspot.com/2012/12/makalah-hakekat-pembelajaran-efektif.html
http://file.upi.edu/Direktori/FIP/
SUHERMAN/BIMB_BELAJAR_EFEKTIF)
Bagus karya tulisnya
BalasHapusSangat bermanfaat sekali min
BalasHapusartikelnya bagus 👍
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTerima kasih.. Blognya sangat membantu saya
BalasHapusBagaimana cara memancing siswa untuk bisa mengetahui pelajaran sebelum dimulai?
BalasHapusKarya tulisnya bisa jadi bahn tgas kliah ku
BalasHapusTerima kasih
Materinya bagus dan mudah dipahani
BalasHapusMaterinya sudah lengkap dan bagus untuk referensi tugas saya, terimakasih
BalasHapussangat bermanfaat materinya, terimakasih
BalasHapusSangat bagus dan bermanfaat artikel nya kak
BalasHapusBagus
BalasHapusSangat bagus
BalasHapusartikel nya cukup membantu
BalasHapusmaterinya sangat membantu.. terimakasih kak
BalasHapussangat membantu
BalasHapussangat bermanfaat kak
BalasHapusBagus sekali
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat membantu
BalasHapus